Rangkaian acara Induction Training Medical Social Worker yang diselenggarakan sepanjang bulan Januari 2026 telah resmi berakhir dengan capaian yang membanggakan. Pelatihan intensif yang ditujukan bagi para praktisi, akademisi dan mahasiswa pekerjaan sosial medis ini berhasil menjadi wadah strategis dalam meningkatkan standar pelayanan Pekerja Sosial di Indonesia.
Acara yang berlangsung secara berkala setiap akhir pekan (10 hingga 25 Januari 2026) ini menghadirkan jajaran pakar lintas sektor, mulai dari pejabat Kementerian Kesehatan, Ketua IPSPI, akademisi dari Universitas Indonesia dan Universitas Esa Unggul Jakarta, hingga praktisi dari berbagai rumah sakit ternama seperti RS Cipto Mangunkusumo, RS Sardjito, RS Karyadi, RSJ Soerojo Magelang, RSJ Grhasia, RSJ Radjiman Lawang dan RS Fatmawati.
Materi Komprehensif dan Narasumber Ahli
Pelatihan ini mencakup berbagai topik krusial yang esensial bagi perkembangan profesi Pekerja Sosial Medis (Peksos Medis), di antaranya:
- Kebijakan dan Regulasi Pekerja Sosial di Lingkungan Kementerian Kesehatan oleh dr. Imran Pambudi, M.P.H.M Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan
- Integritas Profesi : Prinsip Dasar dan Kode Etik Pekerja Sosial Indonesia oleh dan Dr. Puji Pujiono, MSW Ketua IPSPI
- Precision Assessment : Seni Melakukan Asesmen yang Akurat dan Efektif bagi Pasien oleh Kristina Ririn, SST Pekerja Sosial Medis RS Sardjito.
- Clinical Essentials : Bedah ICD-10 dan DSM V untuk Pekerja Sosial Medis oleh Pandu Setyo Nugroho, SST Pekerja Sosial Medis RS Kariadi.
- Strategic Coordination : Optimalisasi Manajemen Kasus dalam Praktik Medis oleh Irwan Fauzi, S.Sos., MA Pekerja Sosial Medis RSJ Grhasia.
- Health Beyound Medicine : Implementasi Social Determinant of Health (SDOH) di Indonesia oleh Dr. Wahyu Septiono, S.K.M., M.I.H., CertDA Dosen Biostatistika dan Ilmu Kependudukan Universitas Indonesia
- Heart to Heart : Koneksi dan Pemulihan Melalui Konseling Profesional | Integritas Profesi : Prinsip Dasar dan Kode Etik Pekerja Sosial Indonesia oleh Virolia Pramadita Putri, S.Tr.Sos Pekerja Sosial RS Cipto Mangunkusumo
- Clinical Documentation : Teknik Pencatatan Medis oleh Rima Shasvita, S.Tr.Sos Pekerja Sosial Medis RS Fatmawati
- Collective Healing : Strategi dan Intervensi Kelompok dalam Praktik Medis oleh Budhi Nirmalajati, S.Tr.Sos Pekerja Sosial Medis RSJ Soerojo Magelang
- The Community Bridge : Transformasi Kesehatan Melalui Pendekatan Makro oleh Sri Rumpoko, S.Sos Pekerja Sosial Medis RSJ Radjiman Lawang.
- Supervisory Excellence : Intregrasi Sistem dan Pendekatan Evidence Base Practice dalam Pekerja SOsial oleh Prof. Adi Fahrudin, PhD Guru Besar Fakultas Psikologi, Universitas Esa Unggul Jakarta
- Kehadiran Patricia Welch Saleeby, PhD dari Bradley University memberikan wawasan mengenai Evidence-Based Social Work dalam praktik medis.
Antusiasme Peserta dan Dampak Positif
Tercatat ratusan peserta yang terdiri dari akademisi berbagai universitas, Pekerja Sosial Medis, serta mahasiswa program studi Peksos/Kesos mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Selain mendapatkan materi berkualitas, para peserta juga berhak mendapatkan sertifikat elektronik serta kredit pengembangan profesi sebesar 22 JPL.
“Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan transformasi pelayanan Pekerja Sosial dalam bidang kesehatan melalui pendekatan makro dan mikro yang terintegrasi,” ujar salah satu penyelenggara.
Dengan berakhirnya rangkaian pelatihan ini, diharapkan para Pekerja Sosial Medis di Indonesia dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk memberikan pelayanan holistik berbasis data di instansi kesehatan masing-masing.
